Wasit Diamuk Usai Afrika Dipermalukan Meksiko di Laga Pembuka Piala Dunia 2026
- tvonenews.com
VIVASoccer – Laga pembuka Grup A Piala Dunia 2026 langsung menyajikan drama tingkat tinggi. Tuan rumah Meksiko sukses mengamankan tiga poin pertama setelah menumbangkan Afrika Selatan dengan skor 2-0 di Estadio Azteca pada Jumat waktu setempat.
Namun, kemenangan El Tri diwarnai badai kontroversi yang membuat kubu lawan meradang. Afrika Selatan dipaksa menyudahi pertandingan dengan hanya 9 pemain di lapangan. Keputusan wasit yang mengusir dua pilar penting Bafana Bafana, Sphephelo Sithole dan Themba Zwane, dinilai menjadi biang keladi hancurnya mental bertanding anak asuh Hugo Broos.
Hugo Broos Pertanyakan Kartu Merah Kedua
Pelatih Timnas Afrika Selatan, Hugo Broos, tidak bisa menyembunyikan kekecewaannya selepas pertandingan. Juru taktik asal Belgia itu secara terbuka menyayangkan keputusan korps baju hitam yang dianggap terlalu berpihak pada tuan rumah di atmosfer magis Estadio Azteca.
"Sangat disayangkan kami harus mengakhiri pertandingan ini dengan sembilan pemain," ujar Broos seperti dikutip dari BBC.
Meskipun Broos bisa menerima kartu merah pertama yang diterima Sithole di awal babak kedua karena menggagalkan peluang emas Meksiko, ia mengecam keras keputusan VAR yang mengusir Themba Zwane di menit-menit akhir laga.
"Untuk kartu merah pertama, saya rasa tidak banyak yang perlu dikatakan. Namun untuk kartu merah kedua (Zwane), menurut saya pemain Meksiko yang menghalangi pemain kami. Situasi seperti itu biasa terjadi di sepak bola, tetapi wasit mengambil keputusan yang berbeda," ketus Broos.
Bafana Bafana Sempat Bikin Meksiko Mati Kutu
Kendati kalah jumlah pemain dan ditekan oleh puluhan ribu suporter fanatik Meksiko, Broos tetap memberikan apresiasi tinggi bagi skuadnya. Sebelum insiden kartu merah merusak ritme permainan, organisasi pertahanan Afrika Selatan terbukti sempat membuat lini serang Meksiko frustrasi.
"Saya pikir tim saya memainkan pertandingan yang bagus. Pada beberapa momen, Meksiko bahkan terlihat sangat kesulitan menemukan ruang kosong. Secara keseluruhan kami tampil cukup baik," tambahnya.
Evaluasi Total Jelang Laga Hidup-Mati
Kekalahan ini langsung melempar Afrika Selatan ke dasar klasemen sementara Grup A Piala Dunia 2026. Broos sadar betul waktu mereka tidak banyak. Ia langsung menyoroti satu kelemahan fatal yang harus segera dibenahi sebelum laga berikutnya jika masih ingin menjaga asa lolos ke fase gugur.