Piala Dunia 2026, AS Siapkan Perlindungan Anti-Drone di Semua Pertandingan
VIVASoccer – Amerika Serikat memperlihatkan keseriusan penuh dalam menjamin keamanan Piala Dunia 2026 yang akan segera bergulir, termasuk dari ancaman yang datang bukan dari darat, melainkan dari udara.
Gedung Putih memastikan bahwa seluruh pertandingan yang digelar di wilayah Amerika Serikat akan mendapatkan perlindungan khusus dari ancaman drone.
Andrew Giulani, Ketua Satuan Tugas Gedung Putih untuk Piala Dunia FIFA 2026, menyatakan bahwa semua 78 pertandingan akan memiliki pelindungan mitigasi penanggulangan UAS atau sistem pesawat tak berawak.
"Artinya, pelindungan anti-drone yang masuk ke stadion," tambahnya dalam pernyataan yang disampaikan di Atlantic Council.
Tidak hanya di dalam stadion, jangkauan pengamanan udara ini juga diperluas ke area tempat berkumpulnya para suporter.
Satu gelaran festival penggemar di masing-masing dari 11 kota tuan rumah juga akan menerima perlindungan anti-drone penuh selama seluruh durasi turnamen berlangsung.
Pengumuman dari Gedung Putih ini sejalan dengan langkah-langkah keamanan yang sebelumnya sudah lebih dulu disiapkan oleh berbagai lembaga federal Amerika Serikat.
FBI menyatakan akan mengerahkan sistem untuk mendeteksi dan melumpuhkan drone pada semua fasilitas yang terkait dengan penyelenggaraan Piala Dunia FIFA 2026, dengan menegaskan bahwa melindungi ruang udara di atas lokasi pertandingan sama pentingnya seperti melindungi darat.
"Sebagai bagian persiapan kami, FBI juga memprioritaskan kapabilitas sistem anti-pesawat nirawak (C-UAS). FBI telah bekerja sama dengan mitra federal dan penegak hukum di kota tuan rumah untuk memastikan fasilitas deteksi, pelacakan, dan mitigasi ada di setiap lokasi," kata FBI.
Langkah ini tidak berdiri sendiri, melainkan bagian dari koordinasi lintas lembaga yang telah dipersiapkan jauh-jauh hari.
Dinas Penerbangan Federal Amerika Serikat telah mengumumkan akan memberlakukan pembatasan penerbangan sementara di wilayah udara sekitar stadion yang digunakan untuk pertandingan Piala Dunia 2026, dan kebijakan tersebut juga meliputi area-area yang diperkirakan menjadi pusat keramaian dan tempat berkumpulnya para penggemar sepak bola di berbagai kota di AS.
Langkah itu dilakukan bersama Departemen Keamanan Dalam Negeri dan Departemen Kehakiman AS guna memastikan keamanan selama turnamen berlangsung.
Di lapangan, koordinasi yang disiapkan pun tidak main-main.