Kenapa Francois Letexier Selalu Jadi Sorotan? Simak Alasan Lengkapnya

Francois Letexier
Sumber :
  • YouTube

VIVASoccer – Nama Francois Letexier kembali menjadi perbincangan setelah memimpin pertandingan babak 16 besar Piala Dunia 2026 antara Argentina dan Mesir

img_title Pengamat Yakin Timnas Indonesia Bisa Lolos ke Piala Dunia 2030, Ini Alasannya

Keputusan-keputusan penting yang diambil wasit asal Prancis tersebut, terutama terkait gol kemenangan Argentina setelah pemeriksaan VAR, memicu protes keras dari kubu Mesir dan kembali membuka rekam jejak kontroversinya di berbagai pertandingan besar.

Letexier memang dikenal sebagai salah satu wasit elite FIFA yang rutin dipercaya memimpin laga bergengsi di level internasional. 

img_title Coach Justin Sebut Timnas Indonesia Berpeluang Tampil di Piala Dunia 2030

Namun, di balik reputasinya tersebut, ia juga beberapa kali menjadi pusat perhatian karena keputusan-keputusan yang memancing perdebatan.

Kontroversi di laga Argentina kontra Mesir bukan menjadi yang pertama dalam karier pria berusia 37 tahun tersebut. 

img_title Mbappe Raih Golden Boot Piala Dunia 2026, Messi Gagal Kejar di Final

Setidaknya ada empat pertandingan yang membuat namanya ramai diperbincangkan publik sepak bola.

Dari Timnas Indonesia hingga Piala Dunia 2026

Salah satu laga yang paling diingat publik Indonesia adalah ketika Letexier memimpin pertandingan play-off Olimpiade Paris 2024 antara Timnas Indonesia U-23 melawan Guinea U-23. 

Dalam laga tersebut, sejumlah keputusan wasit menuai protes, termasuk pemberian penalti kepada Guinea setelah peninjauan VAR. Kekalahan Indonesia membuat langkah Garuda Muda menuju Olimpiade harus terhenti.

Kontroversi lain terjadi saat ia memimpin pertandingan Liga Champions antara Benfica dan Real Madrid. 

Dalam laga tersebut, Letexier menghentikan pertandingan untuk mengaktifkan protokol antirasisme setelah menerima laporan dugaan pelecehan rasial terhadap Vinicius Junior. 

Keputusan itu menjadi perhatian besar di sepak bola Eropa dan berujung pada sanksi berat terhadap pemain Benfica, Gianluca Prestianni.

Sebelumnya, Letexier juga pernah menuai kritik saat memimpin laga Liga Prancis antara Nice melawan Nantes pada 2022. 

Ia dianggap mengambil beberapa keputusan kontroversial, termasuk pemberian penalti dan kartu merah yang memicu protes keras dari kubu Nantes. Setelah pertandingan tersebut, Letexier bahkan mengaku menerima ancaman melalui media sosial.

Kontroversi terbaru terjadi di Piala Dunia 2026 ketika ia memimpin duel Argentina melawan Mesir. 

Gol kemenangan Argentina tetap disahkan setelah proses pemeriksaan VAR, keputusan yang dianggap merugikan Mesir dan memicu kritik tajam dari pelatih maupun para pemain mereka.

Halaman Selanjutnya
img_title