Inovasi Mesin Jahit Hingga Digital Printing Terbaru Mejeng di IAPE 2026 Bandung
- VIVA
VIVANews - Pameran Indonesia Apparel Production Expo (IAPE) 2026 resmi dibuka hari ini, Rabu, 2 September 2026, di Bandung Convention Centre, Kota Bandung, Jawa Barat.
Gelaran ke-11 dari pameran industri dekorasi dan produksi pakaian terbesar di Jawa Barat ini bakal berlangsung hingga Sabtu, 5 September 2026.
Pameran tahunan yang diinisiasi oleh Moremedia ini menjadi barometer utama perkembangan teknologi produksi sandang nasional.
Pameran dibuka setiap hari mulai pukul 10.00 hingga 18.00 WIB, dengan menghadirkan lebih dari 20 perusahaan skala nasional yang memboyong 40 merek ternama pendukung industri konveksi dan garment.
IAPE 2026 menampilkan jajaran mesin dan perlengkapan produksi apparel mutakhir secara komprehensif.
Pengunjung dapat melihat langsung teknologi mesin jahit, mesin bordir, mesin cetak Direct to Garment (DTG), Direct to Film (DTF), mesin cutting, heat press, hingga mesin digital printing (UV dan sublime).
Selain itu, pameran ini memamerkan aneka bahan kain serta perlengkapan sablon terkini.
Kehadiran ragam teknologi ini menjawab tren pasar terkini, seperti tingginya permintaan custom printing, print on demand, produksi skala kecil/satuan, serta tren fashion berbasis hobi seperti jersi dan komunitas bikeriders.
Pameran ini juga menyoroti pentingnya prinsip sustainability melalui teknologi print eco-friendly yang lebih ramah lingkungan.
Langkah ini diharapkan mampu membantu para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) memanfaatkannya sebagai peluang bisnis baru di tengah pesatnya perkembangan teknologi.
Solusi Penguat Industri Tekstil di Tengah Tantangan Impor
Penyelenggaraan IAPE 2026 di Bandung memiliki nilai strategis bagi perekonomian Jawa Barat. Berdasarkan data ekonomi nasional, pertumbuhan ekonomi Jawa Barat pada triwulan II-2025 mencatatkan angka 5,23 persen, melampaui rata-rata pertumbuhan nasional.
Sektor Tekstil dan Produk Tekstil (TPT) tetap menjadi salah satu sektor padat karya vital, di mana nilai ekspor TPT kuartal I-2025 mencapai USD 2,99 miliar atau naik 1,53 persen dibanding tahun sebelumnya.
Meski demikian, pelaku industri TPT masih dihadapkan pada tantangan berat, seperti maraknya barang impor berharga sangat murah serta kebijakan tarif ekspor negara tujuan yang kurang menguntungkan.
Oleh karena itu, IAPE 2026 hadir memberikan solusi nyata melalui peremajaan teknologi dan efisiensi produksi. Kota Bandung secara konsisten menjadi barometer industri pakaian nasional.